Berbagi info dan tips wisata dalam dan luar negeri. Semoga bermanfaat untuk teman-teman semua ^_^

Kuala Lumpur City Tour

Jika Anda hendak bepergian ke Kuala Lumpur ada beberapa tempat yang cukup menarik untuk dikunjungi. 

Menara Petronas
Menara kembar ini berada pada urutan kedua tertinggi di dunia. Menara ini terdapat di Kuala Lumpur City Center. Kita boleh naik sampai ke jembatan penghubung di antara dua gedung ini yaitu di lantai 42. Namun untuk itu kita harus memiliki tiket yang diberikan gratis, namun kita harus antre. Dan harus benar-benar dari pagi. Saya datang jam 7.30, ternyata antriannya sudah meliuk-liuk panjang sekali. Loket ini terletak di basement. Saya mendapatkan informasi bahwa mereka mengeluarkan tiket untuk 1600 orang per hari. Satu orang dapat mengantri tiket untuk maksimal 5 orang. Setelah mendapat tiket maka akan diketahui jam berapa kita boleh naik, dan kita bisa jalan-jalan dulu, lalu 15 menit sebelumnya siap-siap menunggu di lokasi. Jangan sampai terlambat, karena kalau terlambat, maka tiket tersebut akan hangus. Di samping counter tiket, ada ruang museum kecil yang memperlihatkan bagaimana penggunaan teknologi tinggi untuk dapat membangun gedung pencakar langit tersebut. Karena harus dapat mengantisipasi gempa, petir, api, perubahan cuaca, dan lain sebagainya. Hati-hati : Hari Senin TUTUP.

Twin Tower di waktu malam
Twin Tower di Waktu Siang
Berfoto dgn petugas di Twin Tower...asiik dpt id card utk ke atas tower


Lift siap meluncur ke Jembatan Jejantas 
Jejantas Udara/Jembatan yg menghubungkan antar Tower
Sky Bridge/Jejantas Udara


Pemandangan dari atas Twin Tower

Suria KLCC
Di dalam menara ini terdapat Suria KLCC, mall yang besar dan menjual barang – barang ternama. Seiring dengan kampanye “Visit Malaysia″, Malaysia juga gencar mengkampanyekan Malaysia Mega Sale Carnival.  Namun dari hasil survey sederhana saya membandingkan beberapa barang, yaitu handycam, handphone dan beberapa peralatan elektronik lainnya ternyata di Indonesia jauh lebih murah. Jadi buat apa belanja jauh-jauh apalagi akan sukar kalau ada complaint. Untuk produk fashion pun, yang saya dapati sale/discount rata-rata 20-30% ada juga yang 50%. Wah rasanya sih di Indonesia kalau untuk sale 50% sih masih sering kita temui. Jadi mari kita fokuskan pada jalan-jalan saja.. Tapi untuk makanan, harganya tidak terlalu jauh dengan Indonesia, bahkan beberapa makanan di food courtnya lebih murah dari mal di Indonesia.



Suria KLCC


Central Market
Central Market dulunya merupakan pasar basah yang sudah ada di Kuala Lumpur sejak tahun 1888. Tapi sejak tahun 1980 pemerintah Malaysia merombaknya menjadi pusat kerajinan dan seni Malaysia. Central Market juga merupakan ajang bagi seniman lokal untuk memperlihatkan hasil-hasil karya seni terbaru mereka. Bahkan ada juga seniman dari luar negeri yang datang ke sini dan memamerkan hasil karyanya.


Di sini anda bisa membeli berbagai macam barang-barang seni kerajinan seperti batik, sarung, patung, lukisan, barang-barang antik dan lain-lain. Dengan harga yang relatif murah tempat ini cocok bagi anda yang ingin membeli oleh-oleh untuk keluarga di Indonesia. Anda juga dapat belajar melukis, belajar membuat batik atau cukup hanya menonton cara-cara pembuatannya saja.















Petaling Street (Chinatown)
Lokasi Petaling Street ini tak jauh dari Central Market. Di sini banyak penjual barang2 di kaki lima, kira-kira seperti di Pasar Baru Jakarta. Namun Anda harus membandingkan harga dari beberapa penjual terlebih dahulu. Karena mereka pada umumnya memasang harga yang tinggi terlebih dulu. Jangan langsung tergiur, cobalah bandingkan ke beberapa tempat. Jangan ragu untuk menawarnya.  Pokoknya tawar habis deh disini.















Bukit Bintang

Bukit Bintang merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang menawarkan berbagai barang, oleh-oleh/souvernir yang disesuaikan dengan selera dan anggaran belanja anda. Pusat perbelanjaan ternama di kota Kuala Lumpur biasanya berada di lokasi ini, termasuk Berjaya Times Square, Bukit Bintang Plaza, Imbi Plaza, Kuala Lumpur Plaza, Low Yat Plaza, Starhill Galeri, Sungei Wang Plaza, Lot 10 dan yang baru dibuka Pavillion KL.






















Istana Negara Kuala Lumpur

Istana Negara ini pada mulanya adalah kediaman seorang ahli dagang Cina, Chan Wing yang dibangun pada 1928. Sewaktu penjajahan Jepang di Malaya pada 1942- 1945, Jepang mengambil alih kediaman ini dan menukarnya menjadi kediaman resmi Jepang dan pejabat pegawai-pegawai Jepang.

Istana Negara (lama)
Setelah berakhirnya perang dunia, kerajaan Negeri Selangor mengubah kediaman ini dan menjadikan ia tempat kediaman resmi Sultan Selangor.
Setelah negara mencapai Kemerdekaan pada 1957, Kerajaan Persekutuan yang baru dibentuk ketika itu mengubah kediaman ini menjadi kediaman resmi bagi Yang Di-Pertuan Agong.
Istana Negara (lama)
Hari ini, kita dapat saksikan banyak pelancong datang ke kawasan luar Istana Negara untuk menyaksikan acara penukaran pegawai berkuda di pintu hadapan istana. Ini suatu acara yang menarik, jadi pastikan anda tidak lupa untuk membawa kamera.
Istana Negara ini dikelilingi pagar tinggi, tapi anda masih bisa melihat kawasan istana dan taman yang menarik dan dijaga keindahannya.


Tips:
Kawasan Istana Negara tidak dibuka untuk orang banyak, oleh sebab itu kawasan pintu utama istana sering menjadi tumpuan peluang berfoto bagi para pengunjung.

Setelah bebera waktu pemerintah Malaysia membangun istana Negara baru, di bawah ini adalah lokasi baru Istana Negara (2012)

Istana Negara (baru)











Tugu Negara Kuala Lumpur

Di halaman Tugu Negara terdapat sebuah arca tugu peringatan terbesar di dunia. Arca ini diciptakan pada tahun 1966 oleh Felix de Weldon yaitu seorang pematung/ perupa terkenal yang juga telah mencipta tugu peringatan Iwo Jima di Washington DC. 


Tujuh orang yang membentuk tugu peringatan ini melambangkan ketaatan, pengorbanan dan kerjasama penduduk Malaysia. Tugu ini didirikan untuk memperingati jasa mereka yang terlibat (dan berkorban) di dalam Perang Dunia Kedua dan sewaktu peristiwa Darudat di Malaya. Tugu ini terletak di lokasi yang tenang, dikelilingi kolam air mancur yang dihiasi arca bunga teratai yang dibuat dari logam cetakan.
Bersebelahan Tugu Negara terletak Taman ASEAN dan Memorial Tun Razak di mana tersimpan barang-barang peninggalan Perdana Menteri Malaysia yang kedua yaitu almarhum Tun Abdul Razak Hussein. 

Tips
Tugu Negara paling sesuai dikunjungi di waktu petang karena tugu tersebut terletak di kawasan terbuka. Pengunjung juga disarankan mengunjungi Taman Tasik Perdana yang berdekatan dengan Tugu Negara


















Dataran Merdeka

Dataran Merdeka atau Lapangan Merdeka yang juga dinamakan Sempena adalah lokasi untuk memperingati hari kemerdekaan Malaysia, ini adalah tujuan paling sesuai untuk menyingkap sejarah bandar raya Kuala Lumpur.
Di sinilah tempatnya di mana bendera Union Jack diturunkan pada 31 Agustus 1957 menandakan tamatnya zaman penjajahan Inggeris di Malaysia.
Pada detik tersebut, Perdana Menteri Malaysia yang pertama yaitu Tunku Abdul Rahman telah memimpin ribuan warga Malaysia dengan teriakan keramat: “Merdeka! Merdeka! Merdeka!” sebagai isyarat kemerdekaan Malaysia.
Kini, tiang bendera setinggi 100 meter mengibarkan bendera Malaysia untuk memperingati hari yang bersejarah tersebut.
Lapangan di Dataran Merdeka memainkan peranan penting sebagai tempat arak-arakan polisi dan lokasi bagi pelbagai acara dan aktivitas seperti kriket pada masa dahulu. Landskap dataran yang dibuat sedemikian indah ini juga memberikan pemandangan horison langit ibukota yang menawan.
Bangunan Kelab Selangor terletak di tepi lapangan Dataran Merdeka. Bangunan yang mempunyai konsep bangunan ala-Tudor ini dibangun pada tahun 1890 dan pernah menjadi tempat berkumpulnya warga elit di Kuala Lumpur pada waktu dulu.
Di seberang lapangan Dataran Merdeka pula ialah bangunan Sultan Abdul Samad. Bangunan yang mempunyai ciri-ciri konsep bangunan Islam ini direhabilitasi pada tahun 1897 dan pernah digunakan sebagai kantor pejabat beberapa jabatan penting sewaktu zaman penjajahan Inggeris dahulu.

Tips
Ini tempat paling baik untuk bertemu dengan pengunjung lain di Dataran Merdeka, yang senantiasa menjadi kota tujuan. Padang rumput ini turut menjadi tempat arak-arakan menyambut kemerdekaan selain acara-acara luar negara lainnya. Disini terdapat juga tiang bendera tertinggi di dunia.

Selain bangungan-bangunan tersebut, Anda juga dapat mengunjungi beberapa taman sekaligus di kawasan Lake Garden/Taman Tasik Perdana. Disana anda bisa berkunjung ke Butterfly Park, Bird Park dan Orchid Park sekaligus. Akan saya bahas di tulisan selanjutnya :) 






Tidak ada komentar:

Posting Komentar