Berbagi info dan tips wisata dalam dan luar negeri. Semoga bermanfaat untuk teman-teman semua ^_^

Transit Di Mojokerto? Ngapain Aja? - Part 1

Berawal dari whatsapp group, ada teman (sebut saja Yessy) yang cari teman barengan ngetrip ke Banyuwangi. Memang sudah lama saya ingin ke Banyuwangi tapi ga ada teman barengan, jadi kebetulan nich. Tapi waktu itu saya komen ajakan teman dengan pertanyaan, kenapa mendadak berangkatnya? Mendadak dalam arti kata 1-2 minggu sebelum berangkat ya. Saya sempat bilang saya pikir-pikir dulu, tapi ternyata imanku ga kuat dan akhirnya saya pun memutuskan untuk join trip. 

Untuk pembelian tiket kereta saya serahkan ke Yessy, saya tinggal terima beres. Oh ya berhubung kereta dari Yogya ke Banyuwangi itu durasinya sekitar 12 jam pasti badan pegel-pegel, jadi Yessy kasih option gimana kalau kita transit dulu di Mojokerto atau Pasuruan? Saya pun setuju kami transit di Mojokerto. Nah untuk urusan penginapan di Mojogkerto, saya yang booking lewat traveloka waktu nginap 1 malam di Hotel Tenera Mojokerto. Untuk penginapan di Banyuwangi saya serahkan ke Yessy, secara dia yang punya kontak pemilik guest house disana. 

Baiklah, akhirnya sampailah di hari H-nya. Saya berangkat dari Stasiun Wates sementara Yessy menunggu dan naik kereta dari Stasiun Lempuyangan. Sekitar jam 1 siang kami sampai di Stasiun Mojokerto. Oh ya di dalam kereta kami sudah berencana untuk makan siang di Depot ANDA, dan ternyata setelah googling lokasi Depot ANDA dekat banget dengan Stasiun Mojokerto. 

Kami keluar dari stasiun dengan semangat 45 langsung menuju Depot Anda. Depot ANDA terletak di Jalan Bhayangkara nomer 26, Mojokerto. Kalau kita keluar dari Stasiun Mojokerto, kita langsung berjalan ke arah kanan stasiun, nah disitu akan kelihatan signboard Depot ANDA, pas di pertigaan jalan. Berdasarkan info yang saya baca nasi ramesnya recomended, jadi kami pun order nasi rames (saya), nasi + iga penyet (Yessy - kalau ga salah ingat) dan sop buntut (sharing berdua). 



Tak salah kalau nasi rames ini recommended, nasi dengan lauk pauk berlimpah yang rasanya sungguh maknyus sukses saya habiskan. Nasi rames ini isinya: nasi putih, empal, telor bulat, abon, ayam suwir pedas, sambal goreng kentang dan potongan mentimun serta sambal. Buat yang tidak doyan pedas, sambal disini lumayan pedas lho. Saya ga sanggup ngabisin sambalnya. Hahaha...
Harga Nasi rames sekitar 30ribuan.

Tuh, piring nasi ramesnya sampe bersih kan?  Lanjut makan sop buntut...



Selesai makan, kami pun berjalan kaki menuju tempat penginapan kami di Hotel Tenera, Jalan HOS Cokroaminoto. Jaraknya lumayan sih tapi itung-itung buat bakar lemak yang berlebih ketika kami makan di Depot ANDA.

Sampai hotel, kami istirahat  sebentar meluruskan kaki dan badan yang lelah karena perjalanan kereta. Sorenya kami berjalan-jalan di kota Mojokerto. Kami jalan kaki dari hotel menuju alun-alun Mojokerto melewati Kantor Bupati Mojokerto.  Di depan kantor Bupati terdapat gapura yang bentuknya khas gapura kerajaan Majapahit dengan warna merah bata. 




Berjalan tak jauh dari kantor Bupati Mojokerto, akhirnya sampailah kami di alun-alun kota Mojokerto. 





Alun-alun mojokerto ini juga memiliki gapura khas Majapahit dan tugu yang berada di tengahnya. 








Sore hari suasana alun-alun lumayan ramai oleh warga yang jalan-jalan sore atau sekedar duduk-duduk santai  bahkan tampak beberapa anak main otopet di sekitar tugu yang berada di tengah alun-alun.

Di alun-alun ini juga terdapat beberapa spot untuk berfoto, seperti : area potret, deratan lampu hias warna-warni dan bangku taman di bagian depan alun-alun (depan masjid agung).





Setelah merasa cukup berfoto-foto, kami pun berencana untuk cari ATM BRI lalu lanjut makan malam. Kami berencana makan sate kambing Abah Sholeh (hasil googling). Kami berjalan dari alun-alun, setelah sekian lama berjalan ga ketemu juga itu ATM BRI , terkadang kami tanya ke orang-orang di jalan, dikasih tau di depan sana ada ATM tinggal jalan aja lurus. Akhirnya ketemu ATM BNI, nah disini ada kejadian lucu...karena capek ato lapar saya jadi ga konsen deh. Kami kan masuk ke ATM BNI tapiii kartu ATM yang saya masukknya ternyata ATM BRI dan saya baru tau setelah selesai tarik tunai. Hahahha....

Perjalanan pun dilanjutkan menuju Pondok Sate Bangil Abah Sholeh, sepanjang perjalanan kami bergumam mana nich pondok satenya dari tadi koq belum ketemu juga. Tak terasa kami pun sudah berjalan jauh dan akhirnya kami pun merasa lega begitu melihat signboard Pondok Sate Abah Sholeh. 



Ketika kami datang warung sedang sepi, kami pun langsung order sate kambing 10 tusuk, 1 porsi nasi putih dan teh manis. Harga sekitar 50ribu.


Selesai makan kami pun langsung kembali ke hotel, kali ini kami pulang naik becak motor. Sudah ga sanggup lagi kalau harus jalan kaki, lagian sudah malam dan gelap juga.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar