Berbagi info dan tips wisata dalam dan luar negeri. Semoga bermanfaat untuk teman-teman semua ^_^
Tampilkan postingan dengan label taman mini indonesia indah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label taman mini indonesia indah. Tampilkan semua postingan

Bermain, Berbagi, dan Jalan2 Bareng

Tanggal 5 Juli yang lalu saya bergabung dengan Komunitas Jalan2.com Regional Jabodetabek dalam acara Bermain, Berbagi, dan Jalan2 Bareng (MABAL BARENG) bersama adik-adik Rumah Baca Proklamasi Manggarai. Beberapa hari sebelumnya saya mendaftar sebagai volunteer kebetulan masih tersisa kuota 2 orang. Volunteer bertugas untuk menemani adik-adik berwisata edukasi di PP IPTEK Taman Mini Indonesia Indah dan membantu kelancaran acara sampai dengan waktu acara buka puasa bersama. 

Berhubung volunteer diwajibkan datang lebih awal, jadi sekitar jam 10pagi saya sudah berangkat dari rumah menuju Taman Mini Indonesia Indah dengan naik bus trans jakarta. Saya naik bus Trans Jakarta dari halte Jembatan Baru, lalu transit di Grogol 2 kemudian naik  bus koridor 9 yaitu Pluit - Pinang Ranti, lalu turun di halte Garuda Taman Mini. Oh ya, saking lamanya perjalanan sampai sampai saya terkantuk-kantuk di bus dech. Dan begitu turun dari Bus TJ lumayan bingung, dengan PDnya keluar dari halte TJ lalu menyeberang ke kanan halte dan nunggu angkot disitu. Ada angkot KWK 02 saya tanya, lewat depan Pintu 1 Taman Mini bang? Abangnya jawab; bukan dari sini naiknya neng, dari seberang sebalah sana. Bhahaha....rupanya saya salah arah...

Akhirnya saya nyeberang jalan lagi,  berjalan sedikit dan menunggu angkot KWK 02 di halte tak jauh dari Tamini Square. Tak berapa lama datanglah angkot KWK 02. Sekitar 5 menit saya sudah sampai di depan Pintu 1 Taman Mini, dan rupanya sudah ada 3 orang teman yang sudah sampai. Jadilah kami berkumpul untuk menunggu panitia. Sekitar jam 12 akhirnya panitia datang, dan kemudian kami masuk ke Taman Mini. Berhubung sudah masuk waktu Sholat Dhuhur, kami sholat dhuhur dulu di Masjid Pangeran Diponegoro. Selesai sholat kami mempersiapkan perlengkapan seperti name tag untuk adik-adik peserta.  Sekitar jam 1 siang kami bergerak menuju lokasi parkiran depan PP IPTEK. Sambil nunggu kedatangan adik-adik peserta bisa lah kami foto-foto dulu.... hihihi....




Sekitar jam 2an panitia dan bus yang membawa siang adik-adik akhirnya datang juga. Kemudian kami kumpul untuk briefing dan pembagian kelompok. Saya dapat jatah untuk mengawal 5 orang dibantu oleh 1 orang animatornya. 






Setelah briefing selesai kami langsung menuju gedung PP IPTEK. Wah rupanya adik-adik ini sangat excited banget...begitu masuk langsung dech adik-adik disuguhi beberapa patung hewan purba di lobby utama gedung, seneng banget mereka... ^_^ 
Beberapa adik-adik langsung menghambur, berpencar mencoba aneka alat peraga.



PP IPTEK merupakan singkatan dari Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Science Center) merupakan sarana pembelajaran luar sekolah untuk menumbuhkembangkan budaya ilmu pengetahuan dan teknologi secara mudah, menghibur, berkesan dan kreatif. Gagasan pendiriannya berasala dari Menteri Riset dan Teknologi Indonesia saat itu dijabat oleh Bapak Prof. Dr. B.J Habibie yang berkeinginan bagaimana mencerdaskan masyarakat Indonesia melalui ilmu pengetahuan dan teknologi.   

Dahulu PP-IPTEK berada di gedung Terminal B Skylift TMII, di atas lahan seluas 1000m2 dan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 20 April 1991. Namun, dalam perkembangannya PP-IPTEK menempati gedung baru yang terletak di poros utama kawasan timur Taman Mini Indonesia Indah menghadap Monumen Persahabatan KTT Non Blok. Gedung ini arsitekturnya bergaya futuristik dengan luas bangungan 24.000m2 diatas lahan seluas 42,300m2.  Gedung ini menempati areal terluas ke dua di TMII, dan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 10 November 1995. 

Pengunjung dapat mengembangkan motivasi dalam memahami prinsip-prinsip ilmu pengetahuan dan teknologi dengan mudah dan berkesan melalui 300an alat peraga yang bisa disentuh, dipegan dan dimainkan. 

Alat peraga dikelompokkan menjadi 14 wahana:
1. Antariksa
2. Lingkungan
3. Energi
4. Fluida
5. Gelombang
6. Listrik dan Magnet
7. Mekanika
8. Optik
9. Transportasi Darat
10. Transportasi Udara
11. Arena Peneliti Cilik
12. Matematika
13. Penyakit dan kesehatan
14. Galeri Plato 


Alat peraga disiapkan untuk anak-anak dari tingkat TK sampai dengan tingkat SMA.  Di samping alat peraga ini disediakan lembar kerja sains yang akan memandu anak didik untuk belajar ilmu pengetahun dan teknologi agar lebih terarah dan intensif.

 Dik  Shifa tengan mencoba memasang puzzle anatomi tubuh...yeayyy....akhirnya berhasiil...





Alat peraga yang dapat dimainkan oleh anak-anak antara lain:
1. Alat peraga Bunyi
2. Alat peraga telekomunikasi
3. Alat peraga transportasi
4. Alat peraga susunan tubuh manusia yang bisa dimainkan seperti puzzle
5. Istana Cahaya, alat peraga untuk fisika seperti polarisasi, pola warna
6. Kotak untuk bermain sulap
7. Area peneliti
8. Tsunami corner


Beberapa alat peraga yang menantang diantaranya: sepeda layang, roket air, try science, generator van de graft dan simulator gempa bumi.


Disamping itu pengunjung juga bisa menyaksikan film-film ilmiah yang diputar di ruang auditorium berkapasitas 130 orang.


Di bulan puasa ini rupanya PP-IPTEK hanya buka sampai pukul 15.00 jadi kami hanya mempunyai waktu yang terbatas untuk membawa adik-adik berkeliling, sementara adik-adik ini sangat excited berkeliling. Berikut beberapa foto adik-adik saat mencoba beberapa alat peraga di PP-IPTEK.









Sekitar jam 15.00 kami membawa adik-adik keluar, wah rupanya adik-adik sudah kelelahan, sebagian ada adik-adik yang mengeluh capek, haus, lapar...hihihi...

Oh ya, tak lupa kami berfoto bersama di depan gedung PP-IPTEK sebelum melanjutkan agenda berikutnya naik Areomovel Indonesia (monorel).

Kami kemudian bergerak menuju stasiun terdekat untuk naik monorail yaitu di stasiun Taman Wisata, setelah membeli tiket masuk, kami naik ke lantai  untuk menunggu kereta monorail datang. Wah rupanya, adik-adik sangat excited untuk naik kereta monorel ini. Akhirnya kereta monorail datang dan kami segera duduk, wah adik-adik seneng banget bisa lihat pemandangan dari atas, dan merasakan serunya naik monorail. Oh ya, beberapa adik-adik ini ada yang belum pernah datang ke Taman Mini lho. So, bisa dibayangkan betapa hebohnya mereka, dan saya sebagai volunteer pun agak kewalahan mendampingi adik-adik yang lari kesana kemari, dalam keadan puasa pula.. ikutan lemees dan tenggorokan berasa keriiing... hihihi...



Setelah kereta monorail berkeliling sekitar 10 menit, akhirnya kami turun di stasiun awal kemudian kami lanjut untuk sholat Ashar di Masjid Diponegoro. Oh ya, di masjid ini seru lho...adik-adik pada heboh minta foto bareng artis....padahal kami para volunteer ga kenal siapa itu artisnya. Rupanya setelah ditanyakan ke adik-adik itu artis sinetron remaja di salah satu tv swasta. hihihi...



Sekitar jam 16.30 kami segera meninggalkan masjid untuk menuju ke lokasi buka puasa bersama, yaitu di CFC depan Museum Dunia Air Tawar. Beberapa teman-teman member dari Komunitas Jalan2 Indonesia mulai berdatangan dan sambil menunggu waktu buka puasa, acara diisi dengan perkenalan tentang Komunitas Jalan2 Indonesia dan Rumah Baca Proklamasi, pembacaan puisi dan menyanyi dari adik-adik Rumah Baca Proklamasi. Setelah datang waktu berbuka..saatnya untuk menyantap hidangan buka puasa lalu dilanjutkan dengan sholat magrib di mushola Anjungan Jawa Tengah yang terletah di seberang CFC. Setelah selesai sholat magrib acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan untuk Rumah Baca Proklamasi dan penyerahan souvenier untuk adik-adik peserta. 







Sekitar pukul 19 acara selesai, lega dan bahagia rasanya bisa ikut acara ini dan ikut merasakan keseruan bermain, berbagi dan jalan2 bareng adik-adik Rumah Baca Proklamas, semoga ini menjadi salah satu amal baik kami di bulan Ramadhan kali ini.


Member Komunitas Jalan2 Indonesia Regional Jabodetabek


Salam Jalan2 



Taman Mini Indonesia Indah

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) merupakan suatu kawasan taman wisata bertema budaya Indonesia di Jakarta Timur. Area seluas kurang lebih 250 kilometer persegi. Taman ini merupakan rangkuman kebudayaan bangsa Indonesia, yang mencakup berbagai aspek kehidupan sehari-hari masyarakat 26 provinsi Indonesia (pada tahun 1975) yang ditampilkan dalam anjungan daerah berarsitektur tradisional, seta menampilkan aneka busana, tarian dan tradisi daerah. Disamping itu, di tengah-tengah TMII terdapat sebuah danau yang menggambarkan miniatur kepulauan Indonesia di tengahnya, kereta gantung, berbagai museum, dan Teater IMAX Keong Mas dan Teater Tanah Airku), berbagai sarana rekreasi ini menjadikan TMIII sebagai salah satu kawasan wisata terkemuka di ibu kota.


Logo dan Maskot
TMII memiliki logo yang pada intinya terdiri atas huruf TMII, Singkatan dari "Taman Mini Indonesia Indah". Sedangkan maskotnya berupa tokoh wayang Hanoman yang dinamakan NITRA (Anjani Putra). Maskot Taman Mini "Indonesia Indah" ini diresmikan penggunaannya oleh Ibu Tien Soeharto, bertepatan dengan dwi windu usia TMII, pada tahun 1991.


Anjungan Daerah
Di Indonesia, hampir setiap suku bangsa memiliki bentuk dan corak bangunan yang berbeda, bahkan tidak jarang satu suku bangsa memiliki lebih dari satu jenis bangunan tradisional. Bangunan atau arsitektur tradisional yang mereka buat selalu dilatarbetakangi oleh kondisi lingkungan dan kebudayaan yang dimiliki. Di TMII, gambaran tersebut diwujudkan melalui Anjungan Daerah, yang mewakili suku-suku bangsa yang berada di 33 Provinsi Indonesia. Anjungan provinsi ini dibangun di sekitar danau dengan miniatur Kepulauan Indonesia, secara tematik dibagi atas enam zona; Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Tiap anjungan menampilkan bangunan khas setempat. Anjungan ini juga menampilkan baju dan pakaian adat, busana pernikahan, baju tari, serta artefak etnografi seperti senjata khas dan perabot sehari-hari, model bangunan, dan kerajinan tangan.



 
Semuanya ini dimaksudkan untuk memberi informasi lengkap mengenai cara hidup tradisional berbagai suku bangsa di Indonesia. Setiap anjungan provinsi juga dilengkapi panggung, amfiteater atau auditorium untuk menampilkan berbagai tarian tradisional, pertunjukan musik daerah, dan berbagai upacara adat yang biasanya digelar pada hari Minggu. beberapa anjungan juga dilengkapi kafetaria atau warung kecil yang menyajikan berbagai Masakan Indonesia khas provinsi tersebut, serta dilengkapi toko cinderamata yang menjual berbagai kerajinan tangan, kaus, dan berbagai cinderamata.


Sejak tahun 1975 hingga tahun 2000 rancangan asli TMII terdiri atas anjungan rumah adat dari 27 provinsi di Indonesia, termasuk Timor Timur. Akan tetapi setelah Timor Leste merdeka dan memisahkan diri dari Indonesia pada tahun 2002, status anjungan Timor Timur berubah menjadi Museum Timor Timur. Selain itu karena kini Indonesia terdiri atas 33 provinsi, anjungan-anjungan provinsi baru seperti Bangka Belitung, Banten, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Gorontalo, dan Papua Barat telah dibangun di sudut Timur Laut TMII, walaupun ukuran dan luas anjungan provinsi baru ini jauh lebih kecil dari anjungan provinsi yang telah dibangun sebelumnya

Bangunan keagamaan
Bangunan keagamaan diwakili oleh beberapa rumah ibadah agama resmi yang diakui di Indonesia, hal ini untuk menggambarkan toleransi dan keselarasan hubungan antar agama di Indonesia. Bangunan-bangunan keagamaan antara lain:

Sarana Rekreasi
  • Istana Anak-anak Indonesia
  • Kereta gantung
  • Perahu Angsa Arsipel Indonesia
  • Taman Among Putro
  • Taman Ria Atmaja
  • Desa Wisata
  • Kolam renang Snow Bay
Taman
Di TMII terdapat sepuluh macam taman yang menunjukkan keindahan flora dan fauna Indonesia:
  • Taman Anggrek
  • Taman Apotek Hidup
  • Taman Kaktus
  • Taman Melati
  • Taman Bunga Keong Emas
  • Akuarium Ikan Air Tawar
  • Taman Bekisar
  • Taman Burung
  • Taman Ria Atmaja Park, panggung pagelaran musik
  • Taman Budaya Tionghoa Indonesia 

 

 

 

    Museum
    Museum yang ada diperuntukkan untuk memamerkan sejarah, budaya, flora dan fauna, serta teknologi di Indonesia. Terdapat 14 museum di TMII:











    Teater atau bioskop
    • Teater IMAX Keong Emas yaitu teater dengan layar berukuran raksasa, jauh lebih besar daripada layar bioskop ukuran normal. Di Teater IMAX Keong Mas diputar berbagai film mulai dari film bertemakan lingkungan dan kebudayaan nusantara sampai film-film box office yang resolusinya diubah menjadi khusus untuk teater IMAX. Film IMAX yang diputar antara lain Indonesia Indah II, Force of Nature, T-Rex, Blue Planet, Arabia, Journey to Mecca, dll. Beberapa film box office yang pernah diputar disini diantaranya adalah Harry Potter and the Prisoner of Azkaban , dan Spiderman 2 .
    • Teater Tanah Airku
    • Teater 4D