Berbagi info dan tips wisata dalam dan luar negeri. Semoga bermanfaat untuk teman-teman semua ^_^
Tampilkan postingan dengan label penang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penang. Tampilkan semua postingan

Menemukan Pohon Langka di Penang Botanic Garden


Setelah sebelumnya mengunjungi Penang Hill dan Kek Lok Si Temple, maka tujuan berikutnya adalah Penang Botanic Garden. Dari namanya saja sudah Botanic Garden, pasti isinya koleksi tanaman kan ya. Hehehe....

Area ini luasnya sekitar 29 hektar, dan tempat ini tak beda jauh dengan Kebun Raya Bogor yang memiliki banyak koleksi flora yang beranekaragam dan rumah kaca. Terdapat sekitar empat rumah kaca yang diantaranya diperuntukkan bagi perkembangbiakkan bunga hias, pakuan, anggrek, serta kaktus. 

Untuk pengunjung yang merasa capek berkeliling didalam taman ini maka bisa menggunakan kereta mini yang akan mengantarkan Anda ke beberapa spot menarik. Tarif untuk naiknya cukup murah yakni hanya RM2 saja untuk orang dewasa dan RM1 untuk anak-anak. Oh ya begitu selesai membeli tiket kereta mini, anda harus waspada dengan sekitar anda. Karena terdapat beberapa monyet yang berkeliaran diareal taman ini, bahkan beberapa menit mobil mini berjalan, kami menyaksikan beberapa monyet bergelantungan diatas pohon. hehehe....syerem kalo tiba-tiba dia menclok ke mobil kan. Nah beruntungnya hal tersebut tidak sampai terjadi....

duduk manis di mobil mini
Disini juga terdapat pohon yang unik, yang disebut dengan pohon cannon ball. Pohon ini cukup mencolok dengan buahnya mirip kelapa dan cabang-cabangnya menjuntai dengan bunga-bunga yang cantik mirip anggrek. Kenapa bunga ini diberi nama "cannon ball", karena bentuk buahnya yang memang mirip dengan bola meriam. :)


Pohon Cannon Ball sedang berbunga...

Cantiknya bunga Pohon Cannon Ball ini yaa...

Akhirnya selesai berkeliling Penang Botanic Garden, dalam perjalanan kembali ke hotel kami mampir ke pusat kota Penang...untuk photo stop di beberapa lokasi.


Asyiik banget ya...pantainya deket banget sama kota tua Penang



Padang Kota Lama George Town,  Penang
NB: foto-foto lain

Lampu2 kota George Town di malam hari ..otw ke Penang
Deretan mobil terparkir rapi di dalam Ferry
@ferry otw back to KL...bye bye Penang...


Kek Lok Si Temple Penang




Kek Lok Si Temple adalah kuil Budha terbesar di Asia Tenggara dan merupakan salah satu kuil yang paling terkenal di pulau Penang. Kuil ini terletak di terletak di Air Itam, Penang. Kek Lok Si Temple dibangun pada tahun 1890, dan sampai sekarang masih mengalami perluasan dan perbaikan. Ini terlihat dari beberapa sudut yang masih terlihat adanya renovasi dengan adanya beton-beton basah. Kuil ini sebenarnya terinspirasi dari Goddess of Mercy Temple di jalan Pitt Georgetown.





Selama perjalanan menuju ke kuil, ada jalanan berupa lorong yang dipenuhi dengan pedagang souvenir. Harganya murah-murah dan tentunya menggiurkan untuk dibeli.

Kebanyakan pengunjung yang ingin mendekati kuil harus naik tangga, atap yang menyediakan tempat berlindung menjadi rumah bagi toko-toko yang menjual souvenir dan komoditas lain. Setelah melewati tangga anda akan melihat segerombolan kura-kura yang berenang di di dalam kolam. Hm, damainya… 




Selain itu, ada banyak kolam yang diisi dengan ikan-ikan koi berwarna emas. Menurut kepercayaan kombinasi air, kolam, ikan koi, dan warna emas adalah lambang kesuburan dan kemakmuran. Perlu anda tahu bahwa kuil ini adalah titik pusat diadakannya festival komunitas Cina di Penang. Perayaan Tahun Baru Cina di kuil ini sangat mengesankan. Selama 30 hari setelah Tahun Baru Cina, kuil akan tetap buka sampai larut malam sementara ribuan lampu mengubah pemandangan menjadi lautan cahaya.


Jadi segera catat tanggal perayaannya dan jadwalkan di agenda kegiatan anda saat akan berkunjung ke Penang.

Memacu Adrenalin dengan Furnicular Train di Penang Hill


Kali ini saya ingin berbagi liburan singkat saya di Pulau Pinang atau yang lebih sering disebut Penang. Rasanya lain waktu ingin kembali lagi ke Penang karena satu hari belum cukup untuk menjelajah seluruh tempat wisata alam ataupun kuliner di kota Penang. Saya mulai perjalanan pagi hari saya menuju Penang Hills, yang kemudian dilanjutkan ke kuil Kek Lok Si Temple, Penang Botanical Garden, dan terakhir sempat berkeliling kota tua Penang (walaupun ga sampai habis sih). At least liburan di Penang ini menyenangkan. 

Oke mari kita bahas satu per satu obyek wisata yang saya kunjungi yaa.... :)

Penang Hill

Penang Hill atau yang dikenal juga dengan sebutan Bukit Bendera adalah bukit tertinggi di Penang. Dari ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut itu, pengunjung dapat menikmati keindahan sisi timur Pulau Penang, mulai dari hamparan George Town, jembatan Penang, hingga gugusan pencakar langit yang tersebar di sana.





Tak ketinggalan pemandangan bukit-bukit yang hijau, bersih, dan tertata. Di tengahnya tampak rel kereta yang menukik tajam hingga ke bawah. Di sinilah pengunjung bisa memacu adrenalinnya, yakni dengan meluncur bersama kereta yang bernama Furnicular Train. Oke, mari kita coba naik keretanya yuuukkk...

Setelah membeli tiket penumpang dipersilahkan masuk ke tempat menunggu...ternyata kereta sudah stand by di line nya tetapi tidak boleh langsung naik kereta, jadi kita harus menunggu waktu keberangkatan kereta. Berhubung belum banyak penumpang lain yang datang jadi ada donk kesempatan untuk foto-foto dulu :)

Ini dia bentuk kereta tramnya. Lucu yaa...miring gitu bentuknya..

Nah ini ruang kemudinya...
Kereta siap diberangkatkan....misiii numpang foto ya pak masinis..:P
Kereta berjalan mendaki...sereem juga euy...pertama kali naik kereta miring gini
Kereta yang dapat menampung 100 penumpang itu akan meluncur dengan kecepatan tinggi dan melewati medan terjal yang kemiringannya mencapai 50 derajat. Perjalanan 13 menit yang menegangkan, tapi juga menyenangkan!

Kereta ini berhenti di beberapa stasiun pemberhentian, karena memang sebagian wilayah di Bukit Bendera ini dihuni oleh penduduk lokal. Jadi kereta ini salah satu transport dari atas Bukit Bendera menuju ke bawah untuk selanjutnya bekerja/berbelanja di Kota Penang.

Untuk mencoba sistem kereta api yang sudah berusia sekitar 85 tahun itu, wisatawan asing harus membayar tiket seharga RM 30 (sekitar Rp91.000), yang berlaku untuk pulang-pergi. Harganya cukup jauh dengan yang dikenakan pada wisatawan lokal, yakni RM 8 (sekitar Rp24.000).

Nah, sekarang kita sudah sampai di stasiun akhir di Penang Hills, keluar dari stasiun kita siap siap berkeliling. 

Naah...sampai juga di atas bukit...Penang Hills
Pemandangan kota Penang dan George Town nampak dari sini lho..
Taraaaaa....ini dia yg namanya Bukit Bendera

Ada cukup banyak kegiatan yang dapat dilakukan pada Penang Hill. Anda dapat melihat sejarah kereta ini yang sudah mengalami 3 kali pergantian jenis kereta sejak awal beroperasinya. 

Kereta Tram dari yang pertama hingga yang terkini
Tram Generasi Pertama di Penang Hills
Anda juga dapat berjalan-jalan sedikit lebih ke atas, anda akan melihat sebuah meriam tua peninggalan jaman penjajahan dahulu. Di dekat meriam ini juga terdapat dua bangunan tempat ibadah yang berdekatan yaitu  masjid dan kuil India. 

Meriam peninggalan jaman penjanjahan

Kuil India
Masjid Penang Hills

Oh ya, kalau anda ingin berkeliling bisa juga menggunakan buggy car service, jadi ga perlu capek capek jalan kaki...bayar skitar RM 20.  Sambil berkeliling kita bisa menikmati udara yang sejuk diantara pohon-pohon langka dengan bunga-bunga yang cantik. Konon salah satu jenis pohon ini didatangkan dari Afrika, aduh saya lupa apa nama pohon ini. Bahkan anda bisa photo stop di salah satu point dengan latar belakang hutan yang hijau. 


Buggy Car yg akan membawa anda berkeliling.


Photo stop dulu aah...

Jika Anda berencana untuk menghabiskan satu atau dua malam di bukit menakjubkan, ada bungalow yang tersedia untuk disewa lho. Menurut driver kami, beberapa bungalow ini dimiliki oleh pengusaha ataupun pejabat kerajaan Malaysia, yang sebagian tidak disewakan untuk umum. 

Oke, setelah puas berkeliling akhirnya kami memutuskan untuk turun bukit dengan naik kereta yang tadi. Duh....kereta meluncur dengan kencang....memacu adrenalin saya...seruuuu.....




Selesai sudah menikmati tour di Penang Hills, selanjutnya mari kita menuju Kek Lok Si Temple. Ada apa disana? Yuk, ikuti ceritanya di tulisan berikutnya :) 

Ada apa di kota Penang?


Setelah selesai menikmati keindahan Penang Hills saya melanjutkan berkeliling ke area yang tak jauh dari Penang Hills, yaitu Kek Lok Si Temple, Penang Botanial Garden dan kawasan kota tua Penang.

Kek Lok Si Temple adalah Vihara Buddha terluas di Asia Tenggara. Keturunan Cina Hokkien di Penang membangun vihara ini sebagai tempat pemujaan mereka. Letaknya berada sedikit di luar kota, di kawasan Air Itam. Dari tengah kota Penang, kalau anda melihat di kejauhan, lansekap Kek Lok Si tergambar dengan jelas karena memang letaknya ada di ketinggian bukit. Jalan yang mendaki menuju area Vihara ini terdapat banyak pedagang yang menjual bermacam-macam souvenier. Yang menarik disini juga terdapat kolam yang terdapat banyak kura-kura. Karena terlalu capek dan tak sanggup berjalan mendaki ke Vihara akhirnya saya berhenti di Kolam kura-kura ini dan melanjutkan kembali ke Penang Botanic Garden.



Penang Botanic Garden
Penang Botanic Gardens, juga dikenal sebagai “Taman Air terjun” karena air terjun yang mengalir di dekatnya, adalah taman umum yang terletak di Jalan Air Terjun (Waterfall Road) di George Town pada Pulau Penang, Malaysia. Kebun asli didirikan pada tahun 1884 dari sebuah situs tambang tua, di bawah pengawasan Charles Curtis, yang adalah pengawas pertama





Beberapa photo spot di area kota tua Penang.



Menikmati keindahan Penang dari Puncak Penang Hills


Selalu ada hal yang menarik setiap kita berwisata ke tempat-tempat baru yang tentunya akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Kali ini saya akan bercerita tentang liburan saya ke Pulau Pinang atau yang biasa disebut Penang. 



Tempat wisata yang pertama kali saya kunjungi adalah Penang Hill. Disini terdapat banyak hal yang menarik diantaranya kereta trem listrik yang dibuat miring sesuai dengan kontur bukit sehingga penumpang tidak akan merasakan tanjakan atau turunan. Kereta ini melalui jalur pendakian yang cukup curam yaitu dengan kemiringan 45 derajat yang tentunya akan memacu adrenalin kita kalau kita duduk/berdiri kursi bagian depan kereta. Kereta trem Penang Hill akan membawa Anda menyusuri sebuah kawasan yang kental dengan alam yang tropis dan sangat indah. Kereta akan berhenti di puncak bukit yang dikenal juga dengan sebutan Bukit Bendera. Kawasan ini memiliki ketinggian sekitar 800-an meter diatas permukaan air laut.




Dari atas Bukit Bendera ini, pemandangan yang paling menakjubkan adalah Selat Malaka yang luas, Jembatan Pulau Pinang yang terkenal, kota George Town yang cantik, dan juga Tanjung Bunga dan sebagian tanah Semenanjung. Yang paling menarik adalah melihat ikon klasik Kota Penang yaitu Menara KOMTAR yang tingginya lebih dari 60 lantai dan merupakan salah satu gedung tertinggi di kota ini.
 .

 Pada sebuah dinding bukit , tertata dengan apiknya tulisan Bukit Bendera berwarna biru laut dengan dasar kuning mudah yang cerah. Sementara di sebelah pojok kanan terlukis juga lambang negri Penang yang diambil dari sketsa Jembatan Pulau Penang yang panjangnya lebih dari 14 kilomter dan merupakan salah satu jembatan terpanjang di Asia Tenggara.

Disini juga terdapat kereta kayu pertama kali digunakan di Penang Hills ini yang akhirnya diganti dengan kereta terbaru yang lebih modern.


Di Bukit Bendera juga terdapat meriam tua peninggalan jaman kolonial yang dahulu digunakan pada masa jaman kolonial untuk menghadang tentara yang datang dari jalur laut.


Yang unik lagi, di bukit bendera ini juga terdapat sebuah kuil Hindu dengan ornamen dan hiasannya yang unik. Hiasannya, penuh dengan ukir-ukiran patung dewa-dewi dalam agama Hindu yang tampak detail dan rumit, namun juga sangat indah.Tak jauh dari kuil Hindu ini, terdapat masjid juga.



Anda juga bisa berkeliling di Bukit Bendera dengan menyewa mobil buggy, anda bisa melihat-lihat bangunan tua peninggalan kolonial Inggris baik berupa villa atau pun bungalow yang sekarang berfungsi sebagai hotel, maupun restaurant dan café. Di sini juga terapat sebuah taman burung, dan juga taman bunga yang cantik. Di kawasan ini juga terdapat banyak flora dan fauna yang sudah diklasifikasikan dalam spesies yang hampir punah sehingga termasuk dalam flora dan fauna yang dilindungi.